TOA dan Adzan
Beda dengan siapa atau apa pun selain adzan yang jauh lebih berisik. Nyaris tak tersentuh peraturan -Kemenag-
Sebenarnya, bagi seorang mukmin, peristiwa gangguan atas tegaknya syariat ini adalah hal biasa. Hanya yang membuat hati kita miris adalah justru lembaga dan atau orang yang menerbitkan kebijakan itu.
Saya menduga bahwa yang bersangkutan termasuk orang yang jarang ke masjid walau pun adzan telah diperdengarkan. Atau ia hanya menjadi TOA bagi pemangku kepentingan di belakangnya.
Kasihan, tak banyak keuntungan yang akan dapatkan. Justru kenistaan dunia dan akhirat seperti yang menimpa Mustafa Kemal dan makhluk sejenisnya.
Ingat, Allah telah menjamin siapa pun yang beriman bahwa ia tidak akan terhina dan bersedih hati... Bahkan ia lebih tinggi derajat dan kedudukannya... Jika ia beriman.
#SM
#Polusisuara
Komentar