Kata Itu Bukan Miliknya

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Kata Itu Bukan Miliknya

Senin, 14 Februari 2022

Sempat viral ucapan seorang jendral, bahwa tuhannya bukan orang Arab. Lalu disambung oleh si lidah tak bertulang, mantan politisi yang bermetamorfosa menjadi pendengung (buzzer) dengan mengatakan tuhanmu lemah, sedangkan tuhanku kuat. 

Ia menyitir QS Muhammad :7 ان تنصر الله ينصر كم ويثبت اقدام كم (jika engkau menolong agama Allah, maka Allah akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian?) 

Betapa keliru dan jauhnya persepsi dia tentang kandungan ayat itu, bukan hanya karena ia kafir yang tak berhak menilai, tetapi juga rendahnya maksud dan tujuan dia mengucapkannya, yakni demi kepentingan isi perutnya, berakibat yang keluar dari perutnya seperti apa yang keluar dari isi perutnya. 
Saudaraku, di kalangan muslim sendiri masih banyak yang berpendapat bahwa perjalanan hidup itu diawali dari lahir, menjadi anak yang memiliki dunia bermain dan sekolah, lalu dewasa ditandai dengan aktivitas bekerja dan menikah, terakhir menjadi orangtua, kembali seperti semula dari momong cucu lalu menjadi lemah. 

Nyaris, hidup tak bedanya dengan makhluk lainnya, atau seperti kebanyakan umat dan bangsa pada umumnya. Padahal muslim jelas berbeda dengan umat mayoritas. Ia memiliki derajat yang tinggi, tentu syarat dan ketentuan tetap berlaku. 

Dakwah dan jihad, itulah syarat dan ketentuan jika kita mau gabung dalam kelompok umat terbaik. 
Dakwah yang bermakna bebas ialah mengajak orang untuk hidup di jalan Allah dengan mengikuti panduan-Nya berupa Alquran dan Alhikmah (As-Sunnah), dapat diimplementasikan dalam bentuk amar makruf nahi munkar baik melalui ucapan, tindakan maupun tulisan. 

Adapun jihad bermakna bersungguh-sungguh, dalam melaksanakan seluruh perintah Allah dan meninggalkan larangan Allah. Seperti berjihad atau bersungguh-sungguh melawan hawa nafsu, melawan syetan, melawan munfakin dan melawan orang kafir yang memusuhi. 

Nah, menolong agama Allah adalah dengan cara melakukan apa yang menjadi syarat dan ketentuan sebagai umat terbaik, yakni dengan dakwah dan jihad. Maka jaminan dari Allah adalah muslim akan ditolong dari kehinaan dan dikokohkan kedudukannya sebagai umat yang mulia. 

Terhina atau mulia merupakan pilihan... Allahu a'lam

#SM
#Umatmulia